Group’s Evaluation

Standar

Jin mo ~ kritikus musik~ mengaku agak miris melihat keadaan ini, dan dirinya menyoroti 3 grup tenar yang memiliki jumlah personil terbanyak untuk mengambil kesimpulan sederhana, yaitu SJ, SNSD, dan after school. Ketiga grup ini menjadi acuan sementara untuk membahas proses pembagian part lagu berdurasi 3-4 menit. Koran nasional Dong –A –Ilbo membuat bagan sederhana pembagian solo part. Adapaun dari performance di Musik Bank, Music Core dan Inkigayo,~Girls Generation, Super Junior, 4minute, After School, Infinite, MBLAQ, f(x))~ mendapat jatah rata – rata 16 detik diluar chorus

No Other~ SJ yang berdurasi 3 menit dievaluasi, dan hasilnya mereka memiliki pembagian part :

Kyuhyun 25 s

Donghae 12 s

Ryeowook 26s

Sungmin 25s

Siwon 13s

Shindong 8s

Yesung 13s

Eunhyuk 31s

Leeteuk 13s

Heechul 25s

Hasilnya cukup surprise ~ Eunhyuk mendapat part terbanyak dalam No Other ~ 31 detik, sedangkan Shindong yang paling kecil~ 8 detik~ wkkwwkwkkwk~ Dan part Heechul-pun kali ini mencapai 25 detik, 6 kali lebih banyak dari partnya di Sorry = Sorry. Padahal Usahanya yang kerap berpromo di variety tentang minimnya durasi part solo di lagu – lagu SJ membuahkan ahasil, kini kritikus music menyematkan sebuah julukan yang mewakili “ciri khas” idol-singing-group di dunia K-pop. ~ The Beauty of Four Seconds.”~

Beauty of 4 second disematkan pada heechul yang hanya punya waktu 4 detik di Sorry Sorry agar wajah dan suaranya terekam di layar kaca, tapi dalam 4 detik tersebut dia berhasil meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.

Snarky label, Jin-Mo sang kritkus music menilai fenomena penyanyi K-pop saat ini yang mungkin tidak pernah ia temui saat jamannya dulu. Menurutnya, penyanyi saat ini lebih megandalkan penampilan fisik tapi minim dalam skill menyanyi. “Sekarang ini, mereka bisa menyebut dirinya sebagai “singer” meski hanya bernyanyi 4 detik!”

Bagimana-pun dengan kecanggihan teknologi sekarang ini dimana para pengunggah video bisa dengan leluasa mengutak – atik video para penampil. Mereka kini dengan mudahnya mampu menghilangkan suara background music, dll mau tidak mau hal tersebut memaksa para idol group ini untuk membenahi setiap penampilan dan mengasah skill bernyanyinya agar tidak menerima kecaman.

Meski hanya kebagian solo 4 detik-pun mereka tetap harus berlatih keras agar tidak fals saat live , karena kejelian para netizen sudah bukan isapan jempol belaka. Mereka mampu menangkap kesalahan sekecil apapun, suara fals, kesalahan teknis, dll dan terlebih lagi mereka tidak menerima “kesalahan teknis” dijadikan alasan mereka tampil jelek.

Kritikus music  Im Jin-Mo berkata, bahwa tidak ada larangan untuk berkarir sebagai singer-group, tapi pembagian miim seperti itu berimbas pada “malas”-nya para singer tersebut mengasah kemampuan karena berpikir “toh bagianku hanya sedikit..”
Selain itu, Jin-M juga menyoroti dampak dari segi psikologi~ anggota yang partnya sedikit akan merasa tersisihkan, hingga perpecahan grup”

Menurutnya, di dunia music Pop saat ini, lebih sedikit ruang untuk penyanyi dengan bakat yang nyata. “

Menurut kalian ?

credit: sapphirepearls.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s