persahabatan itu adalah love , with understanding

Standar

Aihh…biar kata angka 13/12 tinggal kenangan, tapi semua orang tetap kan terus mengingat kalau SJ dimulai dari angka 12. Biarpun diawal, Eunhyuk sendiri menganggap angka tersebut merupakan candaan dari perusahaan mereka. “ Kukira mereka mengadakan acara kamera kejutan! Dan mengerjai kami!”

Dibanding rasa senang karena segera debut, lebih tepat kalau disebut Shock. Gak sedikit member yang pesimis kalau mereka akan sukses dengan anggota member sebanyak itu. Tapi beruntung SM menetapkan system training yang mengharuskan mereka hidup bersama selama beberapa waktu, dan lambat laun mereka menjadi dekat dan terpacu saat melihat senior mereka yang sukses meskipun beranggotakan banyak member.

“ Karena itulah , akhirnya kami berhasil sampai ke titik ini…” ungkap Eunhyuk yang sama sekali tidak menyangka mereka bisa sesukses sekarang kalau menngok keadaan mereka dulu.

Kemudian mereka ditanya soal kemungkinan terjadinya ribut atau pecah perang antar anggota grup ?

“ Sering !” jawab mereka kompak.

Mereka semua mengaku sudah mencicipi yang namanya pasang surut dalam grup. Berantem, cek-cok, dll semua sudah mereka lalui masa – masa pertemanan pahit, manis, dll “ Kami sudah melewati masa – masa itu…..mas  itu membuat kami lebih dekat dari sebelumnya…”

Yesung yang baru belakangan ini bintangnya mulai mentereng dan mulai muncul ke permukaan menceritakan kalau suka tertawa sendiri mengingat masa – masa mereka dulu tentang keributan antar anggota. “ Padahal dulu aku sangat capek menghadapi keributan seperti itu, tapi kini aku bisa menanggapinya dengan santai…” Ya, mereka yang masih remaja dulu lebih sensitif , kalau gak sengaja menyinggung sedikit aja, mereka langsung ngambek, Tapi sekarang mereka menanggapinya dengan tawa dan ngebales dengan candaan konyol yang bisa buat suasana jadi enak lagi. Ia masih terkenang bagaimana ia berusah payah selama 3 minggu hanya agar mukanya muncul close up di televisi.“ Suaraku ada, tapi mukaku sama sekali gak keliatan !” Tapi sekarang tentunya lain,

Leeteuk yang dipilih hanya karena factor usia paling uzur-pun punya kenangan pahit bagaimana jatuh bangunnya iktana pertemanan mereka dalam group. Menurutnya dulu yang namanya menyatukan pendapat itu susah susah gampang tapi lebih banyak susahnya karena masing – masing masih memiliki rasa egois. “ Tapi sekarang pengertian diantara kami jauh lebih baik dibanding  dulu..”



we can’t trust each other but we’ve given warming and we can understand each other because we now have both love and forgiveness to each other.” ~ Friendship is love, with understanding

creditl sj-woprld.net & starju

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s